IMPLEMENTATION OF CRM IN FASHION BUSINESS

By Pulau Intan Lestari

February 06, 2023

Listen to This Article

Audio Recording This Article

Apa itu CRM? CRM adalah kependekan dari Customer Relationship Management, atau dalam bahasa Indonesia dapat diartikan juga sebagai manajemen hubungan pelanggan. Apabila kamu berpikir bahwa CRM hanya dapat diterapkan pada bisnis skala besar, maka itu adalah sebuah kekeliruan, karena sesungguhnya CRM adalah manajemen yang dapat diterapkan di banyak bidang usaha tanpa perlu memandang besar atau kecilnya usaha atau bisnis tersebut.

Lalu bagaimana cara mengimplementasikannya? Sebelum melangkah lebih jauh, perlu dijelaskan bahwa saat ini CRM dapat dilakukan lebih praktis, tentunya dengan menggunakan bantuan aplikasi bisnis yang dijual melalui dunia maya, tetapi bukan berarti CRM tidak dapat dijalankan tanpa aplikasi. Saran bijak dari kami; coba dulu kenali teknik manajemennya, baru tentukan metode yang sesuai. Dibawah ini kami akan menjelaskan tahapan dalam CRM yang bisa diterapkan pada usaha atau bisnis kamu.

1. Ciptakan brand awareness

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menciptakan brand awareness. Brand awareness adalah hal yang mampu menarik pelanggan dan calon pelanggan untuk membeli produk mu. Sebagai contoh; lakukan promosi di berbagai media.

2. Pencatatan calon pelanggan

Calon pelanggan adalah orang-orang yang mulai memiliki ketertarikan terhadap produk ataupun brand yang kamu miliki. Pada manajemen CRM kamu diharuskan untuk memiliki data selengkap mungkin mulai dari tahap ini. Sebagai contoh; lakukan pencatatan untuk setiap pengunjung yang datang, lakukan dengan persetujuan yang bersangkutan, atau dapat juga dilakukan dengan trik berupa formulir survey, buku kunjungan/buku booking, ataupun berupa quiz/giveaway.

3. Manfaatkan data calon pelanggan

Data calon pelanggan yang sudah kamu miliki, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keperluan promosi dan pengembangan produk mu. Sebagai contoh; kamu sekarang dapat membuat promosi berdasarkan kategori usia, jenis kelamin, pekerjaan, ataupun membuat promosi personal yang tentunya mengacu pada data yang ada. Data calon pelanggan juga dapat dijadikan sebagai evaluasi produk, untuk menentukan kesesuaian antara jenis dan spesifikasi produk mu dengan faktual calon pelanggan yang ada.

4. Ciptakan hubungan yang kuat dengan pelanggan

Hubungan yang kuat dengan pelanggan adalah tujuan utama dari penerapan manajemen CRM, Hal ini dapat dikelola melalui pelayanan terbaik yang terus dikembangkan. Secara manajemen, ini dapat dilakukan melalui pembuatan standar kerja yang berorientasi pada kepuasan pelanggan.

5. Tingkatkan layanan purna jual

Layanan purna jual merupakan layanan yang kamu berikan setelah produk dibeli oleh pelanggan, bentuknya bisa dalam bentuk garansi ataupun konsultasi. Pastikan syarat dan ketentuan penjualan/pembelian dapat dibaca, dipahami, dan dijalankan dengan baik. Berikan juga layanan konsultasi, yang pada akhirnya turut memperkuat hubungan mu dengan pelanggan.

More in Discover

How to Athleisure Style?

Athleisure, a fitting contraction of the words “athletic” and “leisure,” refers to athletic apparel which people can wear…

Good and Easy Workout Routine

In recent decades, lifestyle as an important factor of health has become more interesting to researchers…

Yoga and Meditation

From the chapter before (PIL Pedia-007) we have an understanding what Yoga is, and how to start with it …